28 Agustus 2013

PT Newmont Melanggar UU Minerba?

PT Newmont Melanggar UU Minerba?
JAKARTA- PT Newmont Nusa Tenggara mengungkapkan enggan membangun pabrik pengolahan bahan mineral mentah (smelter). Alasannya, kewajiban smelter tidak ada dalam UU Nomor 4 Tahun 2009 mengenai Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba).
 
Sementara itu, pihak pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, keengganan PT Newmont telah bertentangan dengan UU Minerba. “Masa mau melanggar Undang-Undang?” kata kakek satu cucu ini, saat ditemui dikantornya, Selasa, 27 Agustus malam.
 
Senada dengan Hatta, Menteri Perindustrian MS Hidayat menyebut bahwa keengganan PT Newmont telah melanggar UU. “Jadi, kalau melanggar UU, apalagi dinyatakan secara terbuka, dari pemerintah juga akan melakukan enforcement apapun yang melanggar UU,” ujar Hidayat. Walaupun demikian Hidayat enggan mengungkapkan bentuk sanksi terhadap pelanggaran yang dilakukan PT Newmont.
 
Sebelumnya, Presiden Direktur PT Newmont Nusa Tenggara, Martiono Hadianto menilai bahwa UU Minerba tersebut tidak memaksa perusahaan tambang untuk membangun smelter. Terlebih hasil tambang Newmont telah berbentuk barang tambang olahan dan hal itu sudah sesuai dengan UU Minerba.
 
Oleh sebab itulah, PT Newmont meyakini masih dapat mengeskpor konsentratnya, walaupun larangan ekspor bahan mineral mentah akan mulai berlaku sejak 2014. (TM)
 
 
 
terpopuler
quotes
Sejarah menunjukkan negara kita kaya akan sumber daya alam. Sumber daya alam akan mendatangkan kesejahteraan, kalau teknologi dikuasai untuk pengolah bahan baku tambang menjadi siap pakai. -HATTA RAJASA- 
Dalam MP3EI telah ditetapkan tiga pilar strategi, yaitu pengembangan potensi melalui koridor ekonomi, memperkuat konektivitas nasional dan mempercepat kemampuan SDM dan IPTEK nasional. -HATTA RAJASA-
Saya juga meminta seluruh kader PAN untuk menciptakan iklim yang kondusif agar pencapaian dan kemajuan yang telah dicapai bangsa ini dapat terus berlanjut. -HATTA RAJASA-